Google Cloud memastikan infrastrukturnya tidak terdampak, tetapi aplikasi PHP milik pelanggan yang berjalan di platform tersebut tetap berpotensi rentan.
Untuk mengatasi PHP2Shell, pengembang PHP telah merilis pembaruan keamanan melalui versi 8.2.35, 8.3.36, 8.4.27, dan 8.5.12.
Pengguna disarankan segera memperbarui PHP ke versi yang telah ditambal atau versi lebih baru yang masih didukung. Sementara itu, PHP 8.1 dan versi sebelumnya tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan resmi.
Google Cloud juga menyediakan pembaruan otomatis untuk lingkungan App Engine dan Cloud Run yang mendukung serta mengaktifkan mekanisme tersebut. Pengguna yang mengelola container sendiri tetap harus memperbarui PHP dan menerapkan ulang aplikasinya.
Sebagai perlindungan tambahan, Google menyarankan penggunaan Web Application Firewall (WAF), termasuk Cloud Armor, untuk membantu mengurangi risiko serangan. Namun, langkah ini bukan pengganti pembaruan keamanan PHP.
Kasus PHP2Shell sekaligus memperlihatkan peran ganda AI dalam keamanan siber. Teknologi ini dapat mempercepat penemuan dan perbaikan celah keamanan, tetapi kemampuan serupa juga berpotensi dimanfaatkan penyerang.