Ia juga menyoroti periode implementasi regulasi dan langkah pembenahan pasar modal yang dinilai relatif panjang. Karena itu, pemerintah meminta agar proses tersebut dijelaskan, termasuk alasan yang membuat pelaksanaannya membutuhkan waktu.
Selanjutnya, Airlangga menegaskan perkembangan reformasi harus terlihat agar dapat menjawab kekhawatiran investor terhadap transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia.
"Ini menjadi catatan besar bagi kita ke depan bahwa reform itu harus dijalankan dan progresnya itu harus kelihatan, terutama progresnya harus kelihatan bagi para investor, dalam negeri maupun luar negeri," ujarnya.
Selain itu, Airlangga juga mengatakan gejolak pasar saat ini juga dipengaruhi sentimen investor. Meski demikian, Airlangga menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat sehingga pembenahan pasar modal perlu dilakukan untuk jaga kepercayaan investor.