"Kecil yang dia buat, tetapi dampaknya sangat besar bagi Bali, bagi Indonesia. Kami tidak mau ini. Harus kita sadari sama-sama bahwa keamanan adalah faktor mutlak pariwisata. Buleleng ini mulai naik pariwisatanya. Jangan gara-gara hal begitu jadi tidak ada lagi yang mau datang. Yang rugi siapa? Kita," jelas Ruzi.

Sebagaimana diketahui, pelecehan yang dialami perempuan Taiwan itu terjadi saat membuat konten outfit of the day (OOTD) di pinggir jalan kawasan Lovina. Seorang pria lokal yang tidak dikenalnya kemudian menghampiri korban.

Pria itu awalnya bersikap ramah dengan cara mengajak korban bersalaman dan mengucapkan selamat berlibur. Namun, jabat tangan tersebut berlangsung lama. Perempuan Taiwan itu kemudian menyadari pelaku mengarahkan tangannya ke bagian kemaluan pria tersebut.

Peristiwa ini viral setelah diunggah oleh korban melalui akun Instagram-nya @aurosa_a. Melalui konten itu, korban menangis dalam perjalanan kembali ke penginapan. Kejadian tak mengenakkan ini juga membuatkan trauma.