Pembangunan Jalan Lingkar Utara akan dilakukan secara bertahap. Andre mengatakan pembangunan tahun ini merupakan tahap awal. Andre mengatakan jalur lainnya akan diperjuangkan melalui program Inpres Jalan Daerah pada 2027.
"InsyaAllah jalur sebelahnya akan kita selesaikan melalui Inpres Jalan Daerah tahun 2027," katanya.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengatakan Jalan Lingkar Utara memiliki panjang keseluruhan sekitar 8,4 kilometer. Adapun pekerjaan lanjutan yang akan dilakukan saat ini mencapai sekitar 2,5 kilometer.
"Pada tahun ini Kementerian PU melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah mengalokasikan Rp49 miliar 900 juta. Mudah-mudahan pelaksanaan teknis yang direncanakan tendernya pada Oktober 2026 ini dapat berjalan lancar," kata Ramadhani.
Ramadhani menyebut pembangunan ruas tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Proyek Jalan Lingkar Utara sebelumnya terhenti sejak 2012. Dia berharap kelanjutan pembangunan bisa membuka akses menuju kawasan baru di Kota Solok.