Dalam pertemuan tersebut, dibahas tentang kolaborasi antarperguruan tinggi, STEM, riset bersama, pendidikan digital, program mobilitas, dan pengembangan kapasitas. Wamen Fauzan berharap akan ada banyak kolaborasi yang terjalin ke depannya.

"Ke depan, kami akan terus mendorong lebih banyak kolaborasi antar perguruan tinggi Indonesia dengan pemangku kepentingan dari Arab Saudi, termasuk di bidang STEM dan prioritas nasional kedua negara," tuturnya dikutip dari laman resmi Kemdiktisaintek, Jumat (4/9/2026).

Salah satu fokus kerja sama terbaru berkaitan dengan riset yang terhubung dengan kebutuhan pasar dan dunia usaha. Keterkaitan ini dinilai Menteri Pendidikan Arab Saudi penting untuk proses pengembangan penelitian.

Di bidang penguatan kolaborasi riset, Arab Saudi berencana melakukan asesmen untuk mengidentifikasi 3-5 perguruan tinggi di Indonesia. Kampus-kampus ini berpotensi jadi mitra dalam program penelitian bersama.