Sebelumnya, Kemdiktisaintek sudah mengusulkan 11 kampus untuk jadi mitra 15 perguruan tinggi unggulan di Arab Saudi. Beberapa kerja sama termasuk soal pengembangan riset bersama telah berjalan di berbagai kampus.

Kampus yang dimaksud, seperti Universitas Negeri Surabaya-Saudi Electronic University, Universitas Muhammadiyah Makassar-Al Baha University, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta-King Saud University, Universitas Negeri Yogyakarta-Prince Sattam bin Abdulaziz University, serta Universitas Islam Bandung-King Abdulaziz University.

Wamen Fauzan menilai penguatan kerja sama tim redaksi Indonesia dan Arab Saudi perlu terus dilakukan. Kerja sama perlu memperhatikan kepentingan nasional kedua negara.

"Untuk tahun-tahun mendatang, kami berharap kita dapat terus melanjutkan hubungan dan kerja sama yang telah berlangsung lama, sekaligus memperluas cakupan kegiatan dan bidang kolaborasi dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional Indonesia dan Arab Saudi," tegas Fauzan.