NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyoroti pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang mengatakan pihaknya tak antikritik terhadap semua aspirasi yang datang dari masyarakat. Charles menyampaikan fakta masih adanya kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG)

"Menurut saya, ada perbedaan besar antara mau mendengarkan kritik dan mau menjalankan saran atau rekomendasi yang diberikan. Selama ini masyarakat sipil sudah berulang kali menyampaikan kritik dan rekomendasi perbaikan terhadap program MBG. Persoalannya, sejauh mana rekomendasi tersebut benar-benar ditindaklanjuti oleh BGN?" kata Charles kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Charles lalu menyinggung fakta masih adanya kasus keracunan MBG. Ia menyebut data saat ini sudah ada 60 ribu orang yang keracunan MBG.

"Faktanya, kasus keracunan MBG masih terus terjadi. Bahkan jumlah korban keracunan sudah mendekati 60 ribu orang. Ini bukan angka kecil. Ini puluhan ribu warga, terutama anak-anak, yang seharusnya mendapatkan manfaat program pemerintah, tetapi justru mengalami gangguan kesehatan," ucap dia.

Charles menyampaikan persoalan MBG bukan semata-mata pada lemahnya pengawasan atau kesalahan teknis di lapangan, tetapi juga pada desain pelaksanaan program itu sendiri. Dia mengatakan model dapur terpusat dengan produksi dan distribusi makanan dalam jumlah besar memiliki risiko keamanan pangan yang harus dievaluasi secara mendasar.