Tysa mengatakan komponen biaya operasional, bahan baku, serta insentif ketersediaan dan mutu layanan dihitung untuk periode satu bulan.

Pengelolaan anggaran tersebut perlu diikuti manajemen dapur yang baik, mulai dari perencanaan menu, belanja bahan baku, kegiatan operasional, hingga distribusi makanan.

"Dengan demikian, jika dapur MBG ini dikelola dengan manajemen yang baik mulai dari perencanaan menu, belanja bahan baku sampai operasional dan distribusi yang baik, maka anggaran yang disediakan negara dapat memenuhi kebutuhan porsi MBG yang baik," ujarnya.

Ia juga menyebut insentif bagi mitra tetap diberikan secara proporsional berdasarkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. BGN menyatakan skema tersebut dirancang agar mitra tidak mengalami kerugian dalam menjalankan program.