NADIKABAR.COM — Siswa SMAN 37 Jakarta Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan Liliana Nur Gandi jadi representasi penggerak pilah olah sampah dari generasi muda.
Perempuan yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini aktif memilah dan mengolah sampah melalui kolaborasi dengan Duta Bank Sampah sekolah.
"[Dulu] Siswa-siswi SMA Negeri 37 Jakarta masih belum sadar dan belum paham akan pilah-olah sampah ini. Makanya kami membuat Duta Bank Sampah agar teman-teman kami juga dapat berinovasi, menjadi tempat inspirasi, dan menaruh kita sebagai wadah aspirasi," kata Lilia, Rabu (4/11).
Lilia menceritakan bahwa awalnya ia tertarik untuk terlibat dalam gerakan pilah-olah sampah karena merasakan dampak dari pengelolaan sampah yang buruk. Dampak tersebut adalah banjir yang timbul karena sampah yang menyumbat jalur.
"Saya sering banget melihat banjir itu kadang muncul tersumbat oleh daun kering, bukan dari sampah anorganik. Makanya, dari situ saya menginisiasikan untuk membuat kompos dari daun kering," ujarnya.
Untuk kegiatan Duta Bank Sampah sekolah, terdapat rutinitas tertentu yang dilakukan Lilia dan teman-temannya. Rutinitas tersebut dimulai dengan mengolah dan memilah sampah terlebih dahulu.