NADIKABAR.COM — Judoka putri Indonesia Sashenka Cahaya Fatimah menambah porsi latihan mandiri hingga empat kali sepekan untuk meningkatkan kesiapan fisik, teknik, dan mental menjelang Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games/YOG) 2026 di Dakar, Senegal.
"Tambahan latihan sendiri bisa empat kali dalam sepekan," kata Sashenka seusai mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen Indonesia di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta, Jumat.
Atlet berusia 15 tahun itu menjelaskan bahwa dalam sepekan dirinya menjalani sedikitnya tujuh sesi latihan, termasuk tiga hingga empat sesi tambahan atas inisiatif pribadi di luar program rutin bersama pelatih.
Menurut Sashenka, peningkatan intensitas latihan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan dengan atlet-atlet dari berbagai negara pada YOG 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November.
Selain meningkatkan kemampuan fisik dan penguasaan teknik, ia juga berupaya memperkuat kesiapan mental agar mampu menghadapi tekanan selama pertandingan.
Meski menyadari akan menghadapi lawan dengan kualitas dan pengalaman berbeda, Sashenka memilih tidak menjadikan hasil akhir sebagai beban dalam persiapannya.
Siswa kelas X sekolah menengah atas (SMA) itu menilai setiap atlet memiliki kesempatan untuk bersaing selama disiplin dan bersungguh-sungguh dalam menjalani latihan.
Karena itu, ia lebih memilih berkonsentrasi pada proses persiapan dan berusaha menampilkan kemampuan terbaik daripada terlalu memikirkan target medali.
"Melakukan yang terbaik saja, berjuang dulu untuk melakukan yang terbaik," ujar peraih medali emas kelas -63 kilogram putri pada Asian Youth Games (AYG) 2025 di Bahrain tersebut.
Para atlet Indonesia mengikuti acara pengukuhan dan pelepasan kontingen Indonesia untuk Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games/YOG) 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026). ANTARA/Donny Aditra
Sashenka mengatakan pengalaman meraih emas pada AYG 2025 menjadi modal penting sekaligus bekal untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi di Dakar.
Indonesia mengirimkan 12 atlet yang terdiri atas enam putra dan enam putri untuk bertanding dalam sembilan cabang olahraga pada YOG 2026.
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berjumlah 31 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, ketua kontingen, dan ofisial.
Rombongan dijadwalkan berangkat menuju Dakar secara bertahap mulai Sabtu (24/10).