NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan dilaporkan telah keluar dari kategori berbahaya setelah sebelumnya menyentuh level ekstrem akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan kualitas udara di wilayah setempat saat ini, Minggu (18/10) berada di level kuning atau kategori tidak sehat, setelah sebelumnya sempat menyentuh level ekstrem kategori sangat berbahaya.
"Alhamdulillah tren perubahannya terus turun sejak beberapa hari terakhir," kata Wandayantolis