NADIKABAR.COM — Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Ahmad Yani meyakini prospek bisnis pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia semakin cerah di masa depan.
Menurut dia, saat ini kebutuhan energi listrik tengah meningkat. Bahkan, pengerahan potensi energi panas bumi secara maksimal sekalipun dinilai belum tentu mampu memenuhi lonjakan permintaan yang ada.
"Dengan pengembangan geothermal semaksimal mungkin pun masih kurang gitu. Jadi ya ini ada opportunity buat kita," ujar Yani ketika ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/11).
Yani menjelaskan prospek cerah energi panas bumi tidak sebatas pada labelnya sebagai energi hijau. Geothermal dinilai memainkan peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah krisis energi global.
Krisis tersebut memaksa banyak negara untuk mengembangkan kemandirian energi berbasis sumber daya domestik.