"Geothermal itu bisa menciptakan independent energy untuk support data center tanpa terkoneksi dengan sumber energi lainnya. Jadi, green energy dari geothermal. Ini yang kita sedang coba dalam bentuk pilot project yang kita lakukan ke depan," ujar Yani.
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang pun dipilih menjadi pemasok listrik untuk proyek pusat data.
Pada langkah awal, kapasitas suplai untuk pusat data yang disiapkan sebesar 5 Megawatt (MW). Kapasitas ini akan digunakan sebagai ajang pembuktian atau proof of concept bagi keandalan listrik panas bumi.
"Sekarang kan pada pada heboh terkait dengan (konsumsi) air (di pusat data). Nah, ini kita coba dengan pilot project untuk memperlihatkan proof of concept secara teknologi, aspek lingkungan, dan commerciality-nya," ujar Yani.