"Meski mayoritas area sudah terkendali, pemantauan melalui drone termal mencatat masih ada beberapa titik suhu tinggi terlokalisasi yang terus ditangani secara intensif oleh tim gabungan," ungkapnya.

Ari menjelaskan TPA Putri Cempo di Blok B yang memiliki luas total 3,92 hektare kini menyisakan sekitar 5 persen area yang masih harus ditangani. Saat ini tim area yang tersisa berada di antaranya di lereng sisi timur Blok B. Lokasi tersebut sebelumnya cukup sulit dijangkau petugas.

"Untuk Blok B, kita sudah menyasar lereng sebelah timur. Di area lereng tersebut memang sempat sulit dijangkau, namun alhamdulillah sampai sore ini teman-teman di lapangan sudah bisa menjangkaunya. Sisa 5 persen ini merupakan titik-titik asap dan api kecil yang terus dikendalikan oleh tim," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Muhammad Usman, mengatakan proses pemadaman dan pendinginan, volume air yang digunakan juga terus bertambah. Hingga 11 September, air yang telah digunakan mencapai sekitar 4 juta liter.