"Untuk proses pendinginan dan pemadaman hingga tanggal 11 September kemarin, penggunaan air sudah mencapai 4 juta liter. Hari ini diperkirakan sudah mendekati 5 juta liter," jelas Usman.

Ia menyebut air yang digunakan untuk pemadaman berasal dari sejumlah sumber. Selain memanfaatkan suplai dari PDAM Surakarta dan Damkar, petugas juga mengambil air dari PDAM Provinsi yang berada di Plesungan.

"Kami juga turut memanfaatkan air sungai dengan membuat bendungan sementara. Namun, volume air yang berasal dari sungai tersebut belum masuk dalam penghitungan total," bebernya.

"Saya optimistis nanti sore lokasi sudah bersih dari titik api dan hanya menyisakan sedikit asap," pungkasnya.