Dalam menjalankan operasionalnya, Bulog Sentra Penggilingan Padi Kendal menempatkan pengendalian mutu sebagai tahapan utama sejak proses penyerapan gabah hingga menghasilkan beras berkualitas untuk disimpan maupun didistribusikan.

Aziz mengatakan proses tersebut diawali melalui Tim Jemput Gabah yang memastikan hasil panen petani telah memenuhi umur panen sehingga kualitas gabah tetap baik sebelum memasuki pengolahan berikutnya.

Menurut Aziz, Bulog menerapkan prinsip any quality dalam penyerapan gabah dengan syarat utama hasil panen telah cukup umur sehingga kualitas bahan baku tetap memenuhi kebutuhan produksi.

Setelah diterima, gabah menjalani pemeriksaan bahan baku sebelum memasuki proses pengeringan, penggilingan, dan penyortiran agar mutu beras yang dihasilkan tetap sesuai standard kualitas yang ditetapkan perusahaan.

Penyortiran dilakukan menggunakan mesin pemilah berdasar warna (color sorter) untuk memisahkan beras berkualitas dari butiran berwarna hitam, kuning, kusam, maupun gabah yang masih tercampur dalam hasil produksi akhir.