"Kampus UMP boleh keren, rektor boleh hebat, dekan boleh hebat, dosen boleh hebat, sukses atau tidak tergantung dirimu masing-masing," tegasnya.

Zulhas juga menekankan pentingnya keberanian bagi anak muda yang ingin meraih kesuksesan. Menurut dia, tidak ada perjalanan menuju keberhasilan yang benar-benar lurus dan mudah.

"Orang sukses itu, satu yang penting berani dulu, berani ambil risiko. Tapi tidak ada jalan yang lurus. Untuk menuju kesuksesan jalannya berliku. Menuju keberhasilan jalannya penuh tantangan," jelasnya.

Ia kemudian menceritakan kondisi dirinya ketika masih muda. Zulhas mengaku sudah memiliki penghasilan sejak berusia sekitar 19-20 tahun, meski perjalanan pendidikannya tidak berjalan mulus.

"Saya usia 19-20 tahun sudah punya penghasilan. Kalau uang sekarang, baru lulus SMA, kuliah saya 13 tahun baru lulus S1. Tapi saya sudah punya penghasilan semester satu kuliah, kalau uang sekarang Rp 1 miliar satu bulan," ungkap Zulhas.

Ia juga mengenang masa sekolahnya ketika harus berjalan kaki setiap hari. Saat bersekolah di PGA, Zulhas mengaku berjalan kaki sekitar 3,3 kilometer untuk berangkat dan jarak yang sama ketika pulang.

"Saya sekolah PGA itu tadi jalan kaki, pergi 3,3 kilometer, pulang 3,3 kilometer jalan kaki. Tapi sekarang itulah yang membentuk kepribadian kita," tuturnya.