Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyinggung ketatnya persaingan dunia kerja yang akan dihadapi generasi muda. Dia meminta mahasiswa tidak terpaku pada satu jenis pekerjaan atau profesi.

Menurutnya, peluang justru terbuka luas jika anak muda mampu melihat berbagai bidang yang bisa dikembangkan.

"Begitu luas Allah kasih berbagai bidang peluang. Di pertanian tidak hanya nanam padi. Dia bisa menjadi agen, macam-macam. Bisa logistiknya, bisa olahannya, bisa teknologinya. Begitu luas lapangan peluang," ujarnya.

Dia menilai persaingan akan semakin sempit apabila semua orang hanya mengejar profesi yang sama. Sebaliknya, keberanian untuk masuk ke bidang-bidang baru dapat membuka peluang yang lebih besar.

"Asal mau berani saja. Tapi kalau berebut menjadi petani, jadinya sempit kan. Walau bidangnya begitu luas," kata Zulhas.

Zulhas pun mengaku optimistis melihat ribuan mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan di UMP. Menurutnya, semangat generasi muda tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi masa depan.

"Saya optimistis. Kalau lihat hampir 5.000 mahasiswa baru, kita yakin bahwa masa depan kita cerah, Gen Z. Melihat wajah dan semangatnya luar biasa. Perlu berani saja anak-anak muda kita," pungkasnya.