Sementara itu, ampas tebu diolah secara cerdas di Guangxi Ecolink Technology Co., Ltd menjadi wadah dan alat makanan hayati (biodegradable) yang ramah lingkungan. Wakil Manajer Umum Guangxi Ecolink Technology Co., Ltd Zhu Min menyampaikan setelah beroperasi penuh, proyek ini diperkirakan mampu menghasilkan 100.000 ton wadah dan perkakas makanan berbahan serat tanaman setiap tahunnya, dengan nilai output tahunan mencapai 1,5 miliar yuan.
Tak hanya itu, ampas tebu juga digunakan dalam industri pembuatan kertas dan pembangkit listrik biomassa. Tingkat pemanfaatan komprehensif dari ampas tebu dan tetes tebu di wilayah tersebut telah mencapai 100%.
Transformasi tebu tidak berhenti di produk hilir saja, sektor pariwisata juga turut disentuh. Pariwisata bertema tebu juga mulai berkembang di seluruh penjuru Guangxi, menciptakan peluang baru bagi masyarakat lokal.
Di Desa Buhua, Kota Xinhe, Chongzuo misalnya, para wisatawan dapat mencoba langsung proses pembuatan gula tradisional, mengaduk air tebu yang mendidih di dalam kuali besar menggunakan dayung kayu panjang. Mereka juga dapat mengikuti berbagai kegiatan lainnya, mulai dari menanam tebu hingga daur ulang dan pemanfaatan kembali produk sampingan.
Kota tersebut telah mengembangkan kawasan pariwisata pedesaan. Pada 2025, kawasan ini menarik lebih dari 500.000 kunjungan dan membantu lebih dari 600 rumah tangga lokal meningkatkan pendapatan tahunan mereka rata-rata sebesar 2.000 yuan.