"Jumlah penerbangan terdampak masih bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional masing-masing maskapai," kata Hikmat.

Ia mengimbau kepada calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Kualanamu agar secara berkala memastikan kembali status penerbangannya melalui kanal informasi resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.