NADIKABAR.COM — 35 Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya angkat bicara menanggapi aksi unjuk rasa ricuh yang sempat mewarnai pelaksanaan sidang pleno di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum, Jombang. Aksi protes massa tersebut dipandang sebagai hal wajar serta bagian dari pernak-pernik dinamika perhelatan muktamar.
Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menilai gejolak yang terjadi di luar arena sidang merupakan hal biasa dalam tradisi musyawarah NU. Menurutnya, insiden tersebut harus disikapi secara bijak dan dilihat secara utuh.
"Itu biasa lah dinamika. Ini sebagai bagian dari pernak-perniknya muktamar. Kita lihat nanti seperti apa. Harus kita pahami secara utuh, tidak boleh sepotong-sepotong. Apalagi di area ini juga banyak CCTV. Jadi sekali lagi nanti kita beri penjelasan lebih lanjut," terang Gus Ipul kepada wartawan di lokasi, Minggu (30/8/2026).