Kericuhan memuncak dipicu oleh rasa ketidakpuasan massa terhadap hasil sidang Komisi Organisasi. Aturan mengenai masa iddah politik dan rekam jejak kepengurusan dalam syarat pencalonan dianggap menggugurkan langkah Pengasuh PP API Magelang, KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), dari bursa kandidat calon Ketum PBNU.

Meski demonstrasi simpatisan sempat menghambat agenda tabulasi suara Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) selama beberapa jam, situasi kini telah berangsur kondusif dan proses pemungutan suara 9 ulama anggota AHWA dapat dilanjutkan kembali.