NADIKABAR.COM — Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengungkap penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih banyak siswa dari keluarga kaya yang dibandingkan siswa dari keluarga miskin.
Selain itu, distribusi penerima program MBG masih lebih banyak terkonsentrasi di perkotaan dibandingkan pedesaan. Temuan tersebut disampaikan anggota DEN Mochamad Firman Hidayat berdasarkan data distribusi penerima MBG per September.
DEN menilai pemerintah perlu memperbaiki prioritas penerima agar program tersebut lebih menjangkau masyarakat miskin, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta pedesaan.
"Kami juga melihat data per September, memang sebaran distribusi penerima MBG itu masih terkonsentrasi, masih lebih tinggi di perkotaan dibandingkan dengan pedesaan. Dan masih banyak, lebih banyak siswa kaya yang menerima dibandingkan siswa miskin," kata Firman dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Menurut Firman, perbaikan sasaran diperlukan karena hasil studi DEN menunjukkan MBG berpotensi mengurangi ketidakhadiran siswa di sekolah, meningkatkan semangat belajar, serta mengurangi rasa lapar selama kegiatan belajar.