Dia menyebut bus tidak dalam kondisi penuh penumpang saat kejadian. Akibat insiden tersebut, Awaluddin mengalami luka di bagian kaki dan paha.

"Tidak penuh (kursi penumpang). Kaki dan paha (saya yang luka saat kecelakaan)," bebernya.

Kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Mateng pada Minggu (6/9) sekitar pukul 12.05 Wita. Bus mengangkut 12 orang, terdiri dari 9 penumpang, satu kernet dan satu sopir bantu.

Para penumpang dievakuasi dari dalam bus oleh personel kepolisian dan dibantu warga setempat. Polisi menyebut dua korban tewas dalam insiden tersebut yaitu satu penumpang inisial R dan satu kernet bus inisial I.

"Dua orang dilaporkan meninggal dunia, masing-masing satu orang di lokasi kejadian dan satu orang setelah mendapat penanganan di Puskesmas Lara," beber Kapolres Mateng, AKBP Ari Prayitno.

Ari mengungkapkan bus tersebut mengalami kecelakaan saat memasuki jalan kondisi sedikit menikung dan menurun. Bus tidak dapat dikendalikan lalu keluar jalur hingga terperosok ke area kebun sawit.