Tak hanya menyampaikan curhatannya, unggahan tersebut juga menampilkan foto front office Dispendukcapil. Tampak front office rambut diikat, berkacamata, berkemeja corak warna-warni tengah melayani seorang pria.
Pengunggah merasa apa yang dilakukan front office sangat menguras kesabaran, waktu dan energi. Sebab ia harus bolak-balik ke Dispendukcapil Pemkot Surabaya demi mengurus KTP orang tuanya.
"Ini saya mengurus kartu tanda penduduk ibu dan bapak saya yg sudah sepuh2 sedangkan sy perlu bolak-balik ke surabaya untuk bantu menguruskan. Menyita waktu,menyita tenaga mba..," terang unggahan akun tersebut.
Karena dinilai tak memuaskan, pengunggah pun memberikan ulasan dengan rating 1. Tak hanya dirinya, dalam ulasan tersebut ternyata banyak warga yang juga sama mengeluhkan layanan front office bersangkutan.
"Tolong lain kali di perbaiki sikap nya senyum,salam,sapa. Jenengan ini perlu evaluasi langsung dari kantor pusat, karena saya lihat di ulasan penilaian banyak sekali orang memberi bintang 1 karena pelayanan tidak baik MBA.NAVI," tambahnya.