NADIKABAR.COM — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan program bazar perikanan sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat sekaligus menekan risiko stunting melalui pemenuhan protein hewani.

Kepala DKPP Kabupaten Cirebon Sudiharjo di Cirebon, Selasa, mengatakan bazar ikan menjadi salah satu upaya mendekatkan produk perikanan dengan masyarakat melalui penjualan dengan harga terjangkau.

"Kami rutin menyelenggarakan bazar ikan ini dua bulan sekali, terutama untuk masyarakat agar bisa membeli ikan dengan harga terjangkau. Masyarakat harus selalu gemar makan ikan karena kandungan proteinnya tinggi," katanya.

Ia menjelaskan ikan memiliki kandungan nutrisi, termasuk omega, yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak, terutama balita.

Menurut dia, peningkatan konsumsi ikan juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung pencegahan stunting pada anak melalui pemenuhan kebutuhan gizi.

Selain itu, pihaknya menjalankan program gemar makan ikan yang bersumber dari APBD di sejumlah desa di Kabupaten Cirebon.

“Kami menyasar wilayah yang jauh dari kawasan pesisir agar masyarakat, termasuk anak-anak usia sekolah, lebih mudah mengenal dan mengonsumsi ikan,” katanya.

Ia mengungkapkan, angka konsumsi ikan di Kabupaten Cirebon masih berada pada angka 40 kilogram per kapita per tahun.

Angka tersebut, kata dia, belum memenuhi kategori ideal konsumsi ikan yang dianjurkan, sekitar 100 gram per orang per hari.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Pengolahan dan Pengawasan DKPP Kabupaten Cirebon Teguh Budiman mengatakan kegiatan bazar tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ikan Nasional yang diperingati setiap 21 November.

Menurut dia, pelaksanaan bazar dimajukan menyesuaikan agenda kegiatan dinas dengan melibatkan 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan.

"Harapannya kegiatan ini bisa menyerap banyak UMKM untuk berjualan, khususnya produk makanan olahan ikan dan ikan segar," katanya.

Teguh mengatakan, selain mendorong aktivitas ekonomi pelaku UMKM, bazar tersebut dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi ikan, terutama bagi anak-anak sejak usia dini.

“Kami berharap kegiatan promosi konsumsi ikan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sekaligus mendukung upaya menekan angka stunting di Kabupaten Cirebon,” ucap dia.