NADIKABAR.COM — Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendorong Bea Cukai Jakarta dan Polda Metro Jaya memperkuat pemberantasan narkotika dan obat keras ilegal dengan membongkar jaringan kejahatan hingga ke bandar dan pemodal.

Ia mendukung kedua pihak menelusuri aliran dana agar seluruh rantai kejahatan dapat diputus.

Menurutnya, Bea Cukai juga harus meningkatkan pengawasan, intelijen, patroli, dan penindakan dengan dukungan sumber daya manusia serta teknologi yang memadai.

"Kolaborasi dan sinergi Kanwil Bea Cukai Jakarta dengan Polda Metro Jaya harus terus diperkuat untuk mengungkap berbagai kejahatan, bukan hanya produksi dan peredaran obat keras ilegal, tetapi juga narkotika," kata Abdullah dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10).

Abdullah mengatakan penindakan tidak boleh berhenti pada produsen, kurir, atau pengedar, tetapi harus dikembangkan hingga mengungkap pemodal dan aliran dana kejahatan.

Menurutnya. kolaborasi kedua institusi penting untuk memutus rantai peredaran narkoba sekaligus mencegah dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi akibat penyalahgunaan obat.