Hal ini mencerminkan respons pelaku industri terhadap pertumbuhan permintaan. Fitra menjelaskan, hubungan yang kuat antara pertumbuhan pesanan dan peningkatan produksi menjadi indikator penting dalam melihat kualitas ekspansi manufaktur. Menurutnya, aktivitas industri berpeluang terus berkembang sepanjang permintaan tetap terjaga dan kapasitas produksi dapat ditingkatkan.
Fitra juga menyoroti khusus pada pesanan ekspor baru yang tumbuh dengan laju tertinggi sejak survei dimulai pada April 2011. Menurutnya, perkembangan ini menjadi indikasi semakin kuatnya kemampuan produk manufaktur Indonesia bersaing di pasar internasional, sekaligus membuka peluang perluasan penetrasi pasar global.
Dari perspektif ekonomi sisi penawaran (supply-side economics), Fitra memandang penguatan kapasitas produksi dapat memberikan dampak berantai terhadap aktivitas ekonomi. Peningkatan produksi berpotensi mendorong kebutuhan bahan baku, memperluas kegiatan usaha sektor pendukung, serta menciptakan kesempatan kerja baru.