Asep mengatakan keberhasilan ekspos kopi dari Cibodas, Lembang ini menambah daftar panjang produk ekspos asal Bandung Barat. Sebelumnya, kopi asal Gununghalu, berhasil menembus pasar Jepang.
"Alhamdulillah sudah banyak produk asal Bandung Barat yang diterima pasar luar negeri. Informasinya, kopi dari Lembang juga tahun depan ditargetkan tembus pasar Jepang. Semoga ini juga bisa diikuti produk lainnya asal Bandung Barat," kata Asep.
Manajer Tonas Kopi sekaligus petani milenial, Dikdik Ramdaniansyah mengatakan keberhasilan ini bukanlah proses instan. Perjalanan menuju ekspor mandiri telah dirintis sejak dirinya terjun ke dunia kopi pada 2015.Peluang ke Arab Saudi terbuka berkat jejaring kerjanya. Sebelum pesanan dikunci, Dikdik mengirimkan lima sampel kopi dengan metode fermentasi berbeda, mulai dari olahan gula merah, stroberi, nanas, ragi, hingga tanpa campuran. Hasilnya, pembeli di Riyadh jatuh hati pada karakter rasa kopi fermentasi nanas.