"Awalnya mereka memesan 25 ton. Namun karena kapasitas produksi dan situasi saat ini belum memungkinkan, kami baru sanggup memenuhi pengiriman tahap pertama sebanyak 4 ton," ungkap Dikdik.

Kini, tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga ketersediaan bahan baku. Saat ini Tonas Kopi telah menyerap sekitar 50 ton ceri kopi dari petani lokal Desa Cibodas.

"Kalau permintaan tahun depan melonjak dua hingga tiga kali lipat sesuai proyeksi pembeli, kebutuhan bahan baku diperkirakan akan menembus lebih dari 100 ton," kata Dikdik.