NADIKABAR.COM — Barcelona tak kepikiran kekalahan beruntun dari Paris Saint-Germain dan Real Madrid. Sebab itu bukan kekalahan yang buruk buat Barca.
Rentetan 11 kemenangan beruntun Barcelona berhenti di tangan dua rival besar. Tim besutan Hansi Flick itu kalah 2-4 dari PSG di Liga Champions, lalu takluk 1-2 di tangan Real Madrid dalam ajang LaLiga.
Barca sudah bangkit dengan kemenangan besar 6-1 atas Alaves. Namun ujian sebenar-benarnya kebangkitan itu baru datang dalam wujud Aston Villa, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
Villa adalah juara Liga Europa musim lalu dan konsisten bertarung untuk empat besar Liga Inggris. Mereka sudah dua kali finis di zona Liga Champions dalam tiga musim terakhir dan diyakini akan tetap bersaing untuk itu.
Mereka akan memaksa Barcelona mengeluarkan kemampuan terbaik dan ini pula yang diyakini Hansi Flick. Pelatih asal Jerman itu cuma memastikan bahwa timnya dalam kondisi mental siap tempur meski belum lama ini menelan kekalahan beruntun.
"Saya rasa kami bermain di level yang sama dengan PSG dan Real Madrid, dan hasilnya bisa saja berbeda. Tapi saya tak suka membahas yang sudah berlalu, saya memilih fokus ke laga di depan," ujarnya dikutip Mundo Deportivo.
"Kami bisa mengukir sejarah dan kami berusaha ke sana, memenangi LaLiga dan Liga Champions. Normal saja orang-orang fokus ke kekalahan atau kelemahan, kalau saya di posisi media, saya juga akan melakukan hal yang sama."
"Tapi kekalahan tak mengubah apapun. Kami menang 11 pertandingan beruntun."