NADIKABAR.COM — HYROX Beijing 2026 belakangan menjadi perbincangan di media sosial. Bukan karena euforianya, melainkan ada atlet yang 'cepirit' atau encopresis saat perlombaan.

Atlet tersebut bernama Joanna Wietrzyk yang berasal dari Australia. Alih-alih berhenti, Joanna tetap melanjutkan pertandingan dan berhasil memenangkan ajang Women's Pro Solo dengan catatan waktu 1:01:23.

Keputusan yang diambil Joanna untuk tetap bertanding menuai pro kontra di masyarakat. Ada yang mendukung keputusan tersebut karena dinilai menjadi bukti daya juang seseorang, namun adapula yang tak sepakat karena "melanggar" dengan kepantasan sosial.

Beredar kabar bahwa alasan Joanna untuk tidak berhenti adalah karena adanya kontrak dengan salah satu brand olahraga, sehingga mengharuskannya menyelesaikan kompetisi.