NADIKABAR.COM — Tidak ada gunungan dalam Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Keraton Jogja. Meski demikian, sedekah raja kepada kawula tetap hadir dalam bentuk yang lebih sederhana.

Dilansir laman resmi Pemda DIY, rengginang menjadi ubarampe yang dibagikan kepada para abdi dalem pada Garebeg Mulud Be 1960/2026. Pembagian ubarampe tersebut dipusatkan di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti Keraton Yogyakarta hari ini.

Rengginang itu dibagikan oleh GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Hayu, GKR Bendara, KPH Purbodiningrat, dan RM Drasthya Wironegoro.

Wakil Penghageng II Kawedanan Sri Wandawa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Sindurejo, mengatakan perubahan bentuk Garebeg bukan hal baru dalam perjalanan tradisi Keraton. Dari masa ke masa, upacara tersebut menyesuaikan dengan situasi dan zaman.