Dengan kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto diharapkan menjadi momentum memutus jaringan dam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika, sehingga Belawan lebih baik kedepannya.

"Daerah yang hari ini mungkin dianggap salah satu paling banyak penggunaan narkobanya. Mudah-mudahan setelah kedatangan pak Kapolri, ini salah satu daerah yang paling bersih dari narkobanya," ujar Bobby.

Pihaknya juga mengutarakan rasa geramnya atas kejahatan peredaran dan penyalahgunaan narkoba ketika menjadi Wali Kota Medan periode 2021 hingga 2025.

"Saat kami di Medan, mohon maaf pak. Saking geramnya, saking keselnya dengan maraknya narkoba di wilayah Medan. Dulu kami pernah minta tindak tegas saja penyalahgunaan narkoba, beraksi di jalanan, membegal dan lainnya," sebut Bobby.