Penguatan ekosistem kreatif turut dilakukan melalui penataan kawasan Blok M sebagai ruang yang menghubungkan aktivitas komunitas, pelaku usaha lokal, dan transportasi publik.
"Kami mendorong Jakarta menjadi hub baru bagi ekonomi kreatif di semua elemen. Karena itu, setiap minggunya Jakarta selalu ada event besar. Itu bisa terjadi karena kita memberikan support sepenuhnya," tutur Gubernur Pramono.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan WCCE 2026 yang melibatkan lebih dari 6.100 peserta dari 80 negara lebih.
Ia juga menyoroti lahirnya dokumen Jakarta Vision, hasil pertemuan tingkat menteri yang melibatkan 38 kepala delegasi, sebagai aspirasi bersama untuk memperjuangkan kepentingan pelaku ekonomi kreatif di tingkat global.
"Dokumen tersebut akan dibawa ke PBB. Itu juga aspirasi dari para kreator kita, termasuk pelaku ekonomi kreatif di Jakarta, terkait fairness terhadap bagi hasil di platform-platform digital, hadirnya AI, kemudian juga akses pendanaan dan akses pasar," pungkas Teuku Riefky.