"Gerebek Maulud merupakan syukur Keraton Surakarta, masyarakat, dan abdi dalem memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga masyarakat Keraton, Abdi Dalem, dan semuanya bisa teladan kepada Nabi Agung Muhammad SAW," kata dia.
"Pelaksanaannya oleh Keraton, kita melayani. Nanti keraton ada (dua acara) semua kita layani," imbuhnya.
Dia berharap, Gerebeg Maulud ini bisa menjadi Keraton Solo kembali menjadi pusat peradaban dan tata nilai masyarakat Jawa.
"Semua dalam rangka bersyukur kepada Allah SWT, dengan harapan Keraton mendapatkan ketentraman, kembali kuncoro, masyarakat menjadi pusat peradaban kembali, menjadi pusat tata nilai kembali. Kita orang Jawa kembali ke keraton. Kalau keraton bisa Kuncoro lagi, menjadi pusat tata nilai lagi, sebuah kebanggaan bagi kita," pungkasnya.