Tugas penting para guru yang magang adalah menjadikan pembelajaran di sekolahnya memiliki standar industri global. Target utama dari program ini adalah meningkatkan angka kebekerjaan lulusan SMK.

Menurut Pak Tatang, lulusan SMK nantinya tidak hanya dipersiapkan untuk pasar tenaga kerja dalam negeri, tetapi juga internasional. Adapun penguatan kali ini fokuskan pada bidang teknologi dan energi.

Selain itu, para peserta diharapkan dapat menyebarkan ilmunya kepada guru lain. Dengan begitu, ilmu dan pengalaman praktik tak hanya berhenti di satu orang tetapi terus bekelanjutan.

"Para peserta magang untuk saat ini baru 50 orang, itu ketika pulang nanti ke tanah air mereka juga akan diminta untuk berbagi melakukan pengimbasan ke guru-guru lainnya. Dan dari pengalaman-pengalaman tersebut, maka dampaknya akan lebih luas ke guru-guru bidang studi keahlian tadi yang dimagangkan di sana," tutur Tatang.

"Kompetensi mereka perlu distandarkan dengan standar terbaik di tingkat dunia. Dengan memiliki standar tersebut, mereka akan mengajar dengan kualitas yang sama," tambahnya.