"Ketika dia terlalu banyak memikirkan Veda Ega atau Brian Uriarte, dia kehilangan fokus. Jika dia bisa fokus pada satu balapan dalam satu waktu, pada akhirnya poin akan menunjukkan posisinya," kata Zulfahmi.

"Kita semua tahu bahwa Danish memiliki potensi yang sangat besar, tetapi sebagai pemain rookie, sangat sulit untuk konsisten," ujarnya dilansir dari New Strait Times, Senin (2/11).

Namun, Zulhami menilai, fokus Hakim meningkat tajam selama Moto3 2026. Performa Hakim memang sempat moncer di awal musim, tetapi kemudian menurun pada pertengahan musim.