"Rp500-600 triliun rupiah itu beban besar bagi ekonomi kita. Kita harus keluarkan dolar, kita harus keluarkan valuta asing dolar untuk mengimpor ya, dan ini berat sekali untuk apa ekonomi kita," ujarnya.

Terlebih dengan kondisi rupiah yang ia sebut lemah, pengurangan impor justru menurutnya dapat membantu memperkuat nilai mata uang.

Oleh karena sifatnya yang padat karya, program swasembada energi melalui B50 ini juga, menurut Hashim, dapat membuka banyak lapangan kerja. Tak terkecuali, lapangan kerja yang masuk dalam kategori green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan.

"Belum ada sampai sekarang robot atau ya atau apa yang bisa menggantikan manusia untuk untuk apa bidang pertanian ini. So saya kira ini kesempatan untuk masa depan kita menciptakan lapangan kerja yang cukup besar," kata Hashim.