Rekaman video yang sama juga memperlihatkan seorang wanita mengenakan pakaian hitam masuk ke sebuah toko ponsel yang lokasinya tidak jauh dari tempat poster ditempel.

Wanita tersebut terlihat marah-marah kepada seseorang di dalam toko. Ia diduga meluapkan kemarahan kepada salah satu karyawati yang wajahnya terpampang dalam poster.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai kejadian yang berlangsung di dalam toko tersebut.

Penempelan poster diketahui berlangsung pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ini poster sudah tidak ditemukan. Namun, bekas perekat yang digunakan untuk menempelkan poster masih terlihat pada pilar mal.

General Manager Mall Gresik Andiyanto Vino membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung singkat sebelum akhirnya diketahui petugas keamanan.

"Ya benar, jadi, kejadian itu kemarin (Kamis) sekitar jam 11.00 WIB. Kejadiannya sangat cepat, tapi beruntung, tim sekuriti kami sigap melakukan tindakan," kata Andiyanto, Sabtu (31/10).

Andiyanto menjelaskan petugas keamanan segera mencopot poster setelah mengetahui keberadaannya. Pengelola mal kemudian menyita poster tersebut untuk dijadikan barang bukti.

Menurut dia, tindakan cepat dilakukan agar poster yang dinilai tidak pantas itu tidak terus terpajang di ruang publik.

"Jadi enggak lebih sampai satu menit itu langsung melakukan tindakan. Jadi yang pertama poster yang ditempel itu kami sita dan kita jadikan sebagai barang bukti," bebernya.