Kendati demikian, dokumentasi poster yang sempat diambil salah satu pengunjung sudah telanjur tersebar luas di media sosial.

Pihak pengelola mengaku belum mengetahui secara pasti motif di balik penempelan poster tersebut. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima, aksi itu diduga berkaitan dengan persoalan perselingkuhan.

Vino juga membenarkan perempuan yang wajahnya muncul dalam poster merupakan salah satu karyawati tenant toko ponsel di mal tersebut.

Meski begitu, ia menegaskan pengelola tidak berfokus pada persoalan pribadi yang diduga melatarbelakangi kejadian tersebut, melainkan pada tindakan penempelan poster di area publik.

"Infonya persoalan perselingkuhan, itu foto itu memang pegawai tenant tersebut. Tapi kita bukan fokus permasalahannya ya," terang Vino.

Setelah kejadian tersebut, pengelola mal berupaya mengidentifikasi orang yang membawa dan memasang poster di area mal.

Andiyanto mengatakan pihaknya telah meminta tim untuk mengumpulkan informasi mengenai pelaku penempelan poster yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung.

"Setelah peristiwa itu, kita minta tim untuk, langsung mencari data si pelaku yang membawa poster asusila dan menempelkan di ruang publik milik kami," katanya.