Total bantuan renovasi dan insentif pengajar keagamaan mencapai Rp 934 juta, belum termasuk nilai paket sembako.

Di sisi lain, Luthfi juga meminta para santri ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi salah satu syarat penting bagi keberhasilan pembangunan, terlebih di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu.

"Potensi ini harus kita kelola dan kita gandeng untuk menjadi cooling system, atau penyejuk di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia berharap santri tidak hanya memiliki kemampuan di bidang agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan lain serta memiliki kepedulian sosial untuk menjawab tantangan zaman.

"Para santri harus mempunyai kebanggaan dalam dirinya untuk ikut membangun bangsa," tandasnya. (ega/anl)