Selain fenomena hujan, perubahan musim di Arab Saudi juga dikaitkan dengan kemunculan bintang Suhail. Majed Al-Sahoubi, pakar astronomi dan studi mengenai hubungan tim redaksi bintang, musim, dan cuaca, menjelaskan bahwa waktu kemunculan bintang tersebut berbeda-beda berdasarkan wilayah.
"Bintang ini muncul di Jazan, wilayah selatan Kerajaan, sekitar tanggal 7 Agustus; di wilayah tengah Arab Saudi sekitar tanggal 24 Agustus; dan di wilayah paling utara tim redaksi tanggal 7 hingga 10 September," ujarnya.
Menurut Al-Sahoubi, awal musim Suhail tidak dapat ditentukan berdasarkan satu tanggal yang berlaku untuk seluruh wilayah Arab Saudi.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Arab telah lama mengenal bintang Suhail dan mengaitkannya dengan perubahan kondisi cuaca. Namun, kemunculan bintang tersebut bukan penyebab terjadinya hujan.
"Bangsa Arab telah mengenal dan mengagumi Suhail sejak zaman dahulu, namun kemunculannya tidak memiliki kaitan langsung dengan curah hujan."
"Sebaliknya, kemunculannya dikaitkan dengan membaiknya kondisi cuaca. Hubungan ini bersifat sebagai penanda, bukan hubungan sebab-akibat. Suhail merupakan pertanda bahwa kondisi mulai membaik, namun bintang itu sendiri tidak memengaruhi atau mengubah cuaca."
Dengan kata lain, kemunculan Suhail lebih berfungsi sebagai indikator perubahan musim berdasarkan pengamatan tradisional masyarakat Arab, bukan sebagai faktor yang menyebabkan perubahan cuaca.
Al-Sahoubi juga menjelaskan bahwa curah hujan pada periode ini masih memiliki pola yang tidak menentu. Kondisi tersebut terutama terjadi di kawasan tengah Arab Saudi dan wilayah gurun.
Berbeda dengan wilayah selatan, seperti Abha dan Al-Baha, yang cenderung memiliki curah hujan lebih konsisten pada periode tertentu.
"Di kawasan gurun, curah hujan pada masa ini biasanya tidak menentu, sedangkan periode hujan yang lebih konsisten baru akan dimulai sekitar tanggal 16 Oktober, insya Allah."
Kondisi tersebut membuat hujan yang turun di kawasan gurun menjadi fenomena yang menarik perhatian. Dalam waktu singkat, air dapat mengalir melewati permukaan gurun dan menciptakan pemandangan berbeda dari kondisi biasanya.