NADIKABAR.COM — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) membukukan pertumbuhan laba bersih 6,30% secara tahunan hingga triwulan III 2026. Pada periode yang sama, pendapatan usaha naik 2,70%.

Kinerja tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi TW III Hutama Karya di Jakarta, kemarin. Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan pendapatan operasional jalan tol, pengendalian beban usaha, dan efisiensi beban keuangan.

Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro mengatakan kinerja tersebut mencerminkan disiplin keuangan perusahaan.

"Pendapatan kami tumbuh moderat, tetapi beban usaha tetap terjaga dan beban bunga lebih efisien. Laba bersih tahunan kami juga meningkat sejak 2023 hingga 2025, dan tahun ini tren itu berlanjut," ujar Koentjoro dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).

Kinerja ini sejalan dengan agenda 2 Tahun Gerak Nyata pemerintahan, yang mendorong BUMN tumbuh sehat dan menguntungkan agar aset negara memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat. Capaian tersebut juga mendukung Asta Cita, khususnya misi melanjutkan pembangunan infrastruktur.

Sebagai BUMN yang mendapat penugasan membangun infrastruktur strategis, Hutama Karya harus menuntaskan pembangunan sekaligus menjaga kesehatan keuangan perusahaan.

Operasional Jalan Tol Jadi Penopang

Pendapatan operasional jalan tol tumbuh 12,4% secara tahunan, lebih tinggi daripada pertumbuhan pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

"Kami membangun jalan tol, lalu mengoperasikannya. Bisnis jasa konstruksi tetap menjadi inti usaha kami," tambah Koentjoro.