Khusnul menuturkan, kekerasan yang dilakukan pelaku cukup beragam. Korban diduga pernah dibanting, disulut menggunakan korek api, hingga diikat. Ironisnya, kekerasan itu tidak hanya terjadi sekali. Polisi menyebut tindakan kekerasan dilakukan berulang kali selama kurang lebih satu bulan.
"Berulang kali, selama hampir satu bulan," tegasnyam
Akibat perlakuan kekerasan itu, korban mengalami sejumlah luka hingga sempat berada dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Kondisi korban kini mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah sebelumnya dirawat di ruang PICU dan ICU, korban telah dipindahkan ke ruang HCU.
"Sudah 70 persen pemulihan. Kesadarannya sudah mulai membaik," kata Khusnul.