NADIKABAR.COM — Pasukan Iran mengklaim pihaknya telah melumpuhkan pesawat nirawak canggih buatan Amerika Serikat, MQ-9 di atas Selat Hormuz.

Pernyataan Dinas Penerangan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang diumumkan pada Selasa menjelaskan drone MQ-9 berhasil dihadang dan dimusnahkan di langit sebelah timur Selat Hormuz oleh sistem pertahanan Udara modern dan canggih milik Angkatan Udara IRGC.

Sistem pertahanan IRGC itu dikelola melalui jaringan terintegrasi Pertahanan Udara.

Selain itu, IRGC juga melaporkan telah menangkap drone pengintai dan pengecoh milik AS, drone ke-4 yang berhasil diamankan, dengan kondisi utuh di sebelah barat Selat Hormuz setelah pasukan Iran mengambil alih sistem pemandu dan kendali.

Pernyataan itu menjelaskan unit peperangan elektronik Angkatan Laut mendeteksi drone jenis MQM-170 saat operasi ofensif, sebelum akhirnya berhasil diturunkan dengan aman tanpa mengalami kerusakan fisik pada Senin (2/11).

IRGC menuding misi drone tersebut yakni untuk mengidentifikasi sistem pertahanan udara Iran di sepanjang perairan Teluk Persia dan Pulau Qeshm.

Drone MQM-170 Outlaw buatan perusahaan AS Griffon Aerospace dirancang sebagai simulasi ancaman Udara, menguji sistem pertahanan dan melatih personel pertahanan Udara.

Selain melakukan pengambilan citra posisi militer, misi tersebut membantu penilaian respons pertahanan udara, kemampuan sistem, dan tingkat deteksi.

IRGC mengatakan pengambilalihan drone dan mendaratkannya dengan aman menjadi kesempatan intelijen untuk mempelajari peralatan dan metode operasional yang digunakan pihak lawan.

Penerjemah: Bayu Prasetyo