"(Pelaku) menghampiri (korban), pura-pura nanya alamat. Terus si korban kan bawa tas kecil," jelasnya.

Kemudian, pelaku berusaha menarik tas Suwarti. Korban pun berusaha merebut kembali tasnya.

"Ditariklah itu tas si milik korban. Terus akhirnya terjadi tarik-menarik karena si korban ini orang udah sepuh nggak kuat. Akhirnya terjatuh dan pelakunya berhasil membawa kabur tas milik korban," ungkap Nurul.

"Itu isinya HP, terus sama uang Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP," lanjutnya.

Jambret itu juga beraksi di tempat lain. Polisi mengungkap salah satunya di Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, saat dihubungi NadiKabar, Kamis (3/9).

"Di Semarang Barat (Jalan Seroja) ada. (Di Semarang Barat) di depan Gapura Karangsawo RT. 01/RW 02 Kelurahan Bongsari," kata Suprapto.

Adapun dugaan penjambretan itu terjadi pada Selasa (10/8) pukul 05.00 WIB. Korbannya adalah seorang nenek warga sekitar bernama Suparti (66).

"Menurut keterangan dari korban bahwa korban akan ke Pasar Bulu dalam rangka mau membeli tempe dan tahu," terang Suprapto.