Saat itu korban tengah menunggu jemputan anaknya di depan gapura. Tak lama berselang, datang seorang tak dikenal mengenakan jaket ojek online (ojol).
Orang tersebut mengendarai motor matik. Dia menawarkan korban untuk diantar ke Pasar Bulu dengan upah Rp 10 ribu.
"Tak lama kemudian datang seseorang yang tidak dikenal memakai jaket Gojek dan mengendarai sepeda motor jenis matik mendekati korban, menawarkan jasa diantar ke Pasar Bulu dengan harga Rp 10 ribu," terang Suprapto.
Suparti lantas menolak tawaran tersebut. Pelaku kemudian bertanya ke mana arah Pasar Bulu. Suparti menjawab pertanyaan tersebut. Tanpa disadari, pelaku menggondol dompet korban.
"Pelaku pura-pura menanyakan kalau ke arah Pasar Bulu ke arah mana. Saat dijawab, tanpa disadari korban, pelaku mengambil dompet korban yang diletakkan di sebelah korban," ucapnya.
"Kemudian pelaku melarikan diri dengan melawan arus. Adapun kerugian dalam kejadian tersebut adalah Rp 150 ribu," lanjutnya.
Lebih lanjut, Suprapto menjelaskan, perkara tersebut tengah ditangani Unit Resmob Polrestabes Semarang. Sebab, pelaku diduga beraksi di beberapa tempat.
"Yang nangani Resmob Polrestabes ini, Mas. Kan ada beberapa TKP itu," pungkasnya.