NADIKABAR.COM — Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kapusmendik Kemendikdasmen) Rahmawati beri saran terkait penentuan mata pelajaran (mapel) pilihan di Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Bagaimana sarannya?
Rahmawati menyebut masih banyak peserta TKA jenjang SMA/SMK/sederajat yang galau dalam menentukan mapel pilihan TKA. Seperti yang diketahui, TKA merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi bila siswa ingin mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
"Siapakah yang boleh mendaftar SNBP yang dicalonkan oleh sekolah? Sekolah akan mencalonkan kalau SMA-nya terakreditasi A 40% murid dari kelas 12. Kalau akreditasinya B 25%, untuk akreditasi lainnya hanya 5%," katanya dalam Bincang SMA TKA 2026 dikutip dari tayangan ulang di laman YouTube Direktorat SMA.
"Ini biasanya diurutkan berdasarkan peringkat rapor. Jadi, kalau yang peringkat rapornya dari semester 1 sampai 4 kelihatannya sudah tinggi secara paralel lintas semua rombongan belajar, menjadi kandidat kuat eligible dan memang tertarik untuk mendaftar ke perguruan tinggi di jalur SNBP," imbuh Rahmawati.
Berdasarkan hal tersebut, Rahmawati menyarankan agar siswa memilih dua mapel pilihan sesuai dengan program studi (prodi) yang ingin dipilih di SNBP 2027. Bocoran mapel pilihan ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 102 Tahun 2025 tentang Mata Pelajaran Pendukung Program Studi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).