"Maka pastikan dua mata pelajaran pilihan ini dipilih sesuai dengan program studi yang akan dituju di pendidikan tinggi nanti dan sudah ada contekannya yaitu Kepmendikdasmen Nomor 102 tahun 2025," paparnya.

Rahmawati memberi contoh mapel pilihan ini. Misalnya, siswa ingin melanjutkan ke program studi farmasi, maka dua mapel pilihan TKA sebaiknya adalah kimia dan biologi.

Meskipun SNBP tidak melarang siswa lintas jurusan, TKA punya peran penting dalam proses seleksi SNBP. Seperti yang diketahui, rapor jadi salah satu komponen utama dalam penilaian di SNBP.

Jika selama ini murid hanya belajar serta memiliki nilai rapor di mapel sosial humaniora, maka Rahmawati menilai pemilihan mapel kimia dan biologi untuk tujuan prodi farmasi kurang tepat. Di SNBP 2027, TKA berfungsi sebagai validator nilai rapor.

"Sebagai validator nilai rapor artinya apa yang divalidasi oleh TKA seharusnya ada di nilai rapornya. Jadi kalau selama ini ngambil mata pelajaran selama 4 semester di rapor hanya ekonomi, sosiologi, geografi, terus ujug-ujug terinspirasi pingin masuk farmasi, TKA-nya ngambil kimia dan biologi, maka yang akan divalidasi oleh nilai TKA di rapornya tidak ada nilainya," beber Rahmawati.